Jumat, Januari 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
ESKALASI
  • Inspirasi
  • Sorotan
  • Psikologi
  • Teknologi
  • Komunikasi
  • Kesehatan
  • Pengembangan Diri
  • Lainnya
    • Resensi Buku
    • Keuangan
    • Wisata
    • Inspirasi
No Result
View All Result
ESKALASI
  • Inspirasi
  • Sorotan
  • Psikologi
  • Teknologi
  • Komunikasi
  • Kesehatan
  • Pengembangan Diri
  • Lainnya
    • Resensi Buku
    • Keuangan
    • Wisata
    • Inspirasi
No Result
View All Result
ESKALASI
No Result
View All Result
Home Pengembangan Diri

CERDAS BERINVESTASI ALA ASN

admin by admin
5 Februari 2024
in Pengembangan Diri
0 0
0
CERDAS BERINVESTASI ALA ASN
0
SHARES
39
VIEWS
Bagikan di WahtsApp

Penulis: Yenny Eka Prapmawati, S.Psi

Banyak orang memilih alasan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) karena secara finansial lebih aman ketimbang menjadi pegawai swasta. Terlebih dengan adanya dukungan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan melalui kenaikan gaji, insentif, tunjangan keluarga dan sebagainya, penghasilan seorang ASN cukup menjanjikan.

ASN cerdas tentu tidak hanya berpikir mengambil kredit konsumtif dari bank untuk memenuhi gaya hidup, namun berpikiran jauh ke depan untuk berinvestasi. Dengan berinvestasi, penghasilan bisa berkembang lebih besar lagi sehingga bisa menjamin kesejahteraan hidup.

Semuanya diawali dengan merubah pola pikir. Berinvestasi tidak harus menunggu uang yang banyak terlebih dahulu, namun dengan berapapun penghasilan saat ini Anda tetap bisa berinvestasi. Yang penting Anda punya komitmen untuk mengurangi pengeluaran dan mengalokasikan sejumlah dana khusus untuk berinvestasi.

Strategi memulai

Menurut pakar keuangan Risza Bambang, sebagai langkah awal Anda bisa mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Dengan begitu anda bisa berhemat banyak dan memiliki uang lebih yang bisa Anda investasikan. Lalu investasikan 10% dari pemasukan. Jadi sisihkan 10% dari gaji Anda begitu diterima.

Tetapi karena investasi tidak bisa dipetik dalam jangka waktu yang singkat, sebaiknya Anda juga menyiapkan dana darurat. Dana darurat besarannya sejumlah tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan. Investasi bisa dilakukan sebelum dana darurat terkumpul semuanya. Bisa jadi dana darurat diambilkan dari gaji ke 13, sedangkan investasi diambilkan dari pemasukan bulanan. Anda bisa menetapkan strateginya.

Pilih instrument investasi yang tidak rumit, karena Anda punya jam kerja yang panjang dan terikat. Sesuaikan juga investasi dengan karakter Anda. Apakah investasi yang beresiko tinggi dengan keuntungan besar atau investasi dengan resiko rendah tetapi dengan keuntungan lebih rendah. Upayakan investasi yang Anda lakukan tidak mengganggu kewajiban utama Anda sebagai ASN.

Instrumen investasi yang cocok untuk ASN

Berikut ini beberapa pilihan investasi yang cocok bagi ASN yang perlu Anda coba.

1. Emas

Investasi emas tergolong investasi klasik yang tak lekang oleh jaman. Harga jual emas relatif stabil sehingga sejak jaman dulu bisa disimpan untuk keperluan di masa depan. Resiko investasi emas yang minim cocok digunakan sebagai investasi jangka panjang. Namun resiko kehilangan emas fisik bisa saja terjadi karena bencana, pencurian, maupun hilang. Untuk menghindarinya bisa diantisipasi dengan menyewa safety box di bank, atau membeli emas dalam bentuk digital.

2. Reksadana

Reksadana merupakan instrument investasi yang bakal memberikan keuntungan bagi pemilik modal kecil sekalipun. Dana dari pemodal iinvestasikan dalam bentuk portofolio efek dan dikelola oleh Manajer Investasi. Instrumen ini cocok untuk ASN karena portofolio akan bekerja untuk Anda sembari Anda sendiri fokus pada pekerjaan Anda sebagai ASN. Pilih Manajer Investasi yang Anda yakini prospeknya bagus, dan sesuaikan dengan tujuan investasi Anda.

3. Deposito

Jika Anda memiliki uang “nganggur” yang cukup besar, cobalah membuka deposito. Bunga deposito lebih besar ketimbang tabungan sehingga akan memberikan keuntungan lebih bagi Anda. Pilih jangka waktu deposito yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

4. Saham

Sebagian besar orang beranggapan berinvestasi saham punya resiko tinggi, selain harus punya modal yang besar. Namun pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Saat ini ada banyak pilihan saham dengan beragam level resiko. Semakin tinggi resiko semakin besar pendapatan yang bakal diraih. Sebelum Anda bermain saham pahami dulu aturan mainnya dan investasikan tidak lebih 5% dari kekayaan.

5. Properti

Membeli rumah atau ruko untuk kemudian disewakan masih menjadi favorit banyak orang untuk medapatkan passive income. ASN bisa memilih opsi ini untuk berinvestasi. Manfaatkan fasilitas KPR untuk membeli properti yang di kemudian hari bisa menjadi tabungan masa depan.

6. Tanah

Kebutuhan akan tanah selalu meningkat setiap tahunnya, sehingga berinvestasi membeli tanah bisa jadi pilihan tepat. Sebagaimana properti, tanah juga bisa menjadi passive income ketika disewakan. Bisa juga memberikan keuntungan berlipat manakala nilainya meningkat tajam ketika dijual. Untuk berinvestasi tanah, pastikan legalitas surat-suratnya dan keamanan lokasinya.

7. Sektor pertanian

Sektor pertanian mulai dilirik banyak orang karena ketika terjadi pandemi beberapa waktu lalu terbukti sebagai sektor yang paling bisa bertahan. Investasi ini layak Anda pertimbangkan mengingat Indonesia merupakan negara agraris dengan pasar produk pertanian yang sangat luas.

8. Peer-to peer lending (P2P)

Investasi ini barangkali kurang familiar bagi sebagian besar orang.  Namun trennya terus meningkat beberapa tahun terakhir ini. Peer to peer lending  adalah marketplace tempat terhubungnya pendana dan peminjam yang ingin mewujudkan tujuan keuangannya masing-masing. Entah itu modal bisnis ataupun dana pendidikan. Dengan menjadi pendapa di P2P Anda bisa berkesempatan mendanai individua tau pelaku bisnis. Hasil imbal balik hingga 21,32% pastinya sayang sekali untuk Anda lewatkan. Beberaoa P2P yang bisa menjadi pilihan antara lain KoinWorks dan Amarta.

Tags: ASNBerinvestasiCerdas
admin

admin

Related Posts

Menyoal Belum Optimalnya Implementasi SMART ASN dan Manajemen ASN
Pengembangan Diri

Menyoal Belum Optimalnya Implementasi SMART ASN dan Manajemen ASN

18 Maret 2023
Kisah Sukses Korban Bullying
Inspirasi

Kisah Sukses Korban Bullying

31 Januari 2024
olahraga muaythai
Kesehatan

Berat Badan naik karena WFH? Turunkan dengan Muaythai!

1 Februari 2023
Keuangan

Stress karena kondisi keuangan kacau selama pandemic?

22 Desember 2022
Next Post
RACUNI KESEHATAN MENTAL ANDA, TOXIC FRIENDSHIP SINGKIRKAN SEGERA!

RACUNI KESEHATAN MENTAL ANDA, TOXIC FRIENDSHIP SINGKIRKAN SEGERA!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Menyoal Belum Optimalnya Implementasi SMART ASN dan Manajemen ASN

    Menyoal Belum Optimalnya Implementasi SMART ASN dan Manajemen ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Sukses Korban Bullying

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagaimana Ngobrolin Soal Pandemi Bagian 2: Kepada Rekan dan Orang Tua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kitab Kawin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deadline Sebagai Motivasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2021 - buletineskalasi.com - Developed by Tokoweb.co

  • Inspirasi
  • Sorotan
  • Psikologi
  • Teknologi
  • Komunikasi
  • Kesehatan
  • Pengembangan Diri
  • Lainnya
    • Resensi Buku
    • Keuangan
    • Wisata
    • Inspirasi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In